DAIRI — Dugaan maraknya praktik perjudian togel di Kabupaten Dairi kembali menjadi sorotan. Sejumlah pemberitaan sejak 2023 hingga 2026 menyebut adanya dugaan jaringan togel yang beroperasi di sejumlah wilayah Dairi, bahkan muncul nama Simarmata yang dalam beberapa laporan disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan aktivitas tersebut.
Namun, tudingan tersebut hingga kini harus dipandang sebagai dugaan yang masih memerlukan verifikasi dan pembuktian resmi.
Salah satu laporan pada 2023 menyebut adanya dugaan jaringan togel yang dikaitkan dengan seorang oknum TNI bermarga Simarmata. Laporan lain juga menggunakan istilah “togel merek Simarmata” serta menyebut dugaan keterlibatan oknum anggota TNI.
Pada 2026, kembali muncul pemberitaan yang menyebut seorang berinisial Koptu A. Simarmata diduga mengelola peredaran togel di wilayah Dairi. Informasi tersebut belum dapat KaroNews verifikasi secara independen melalui dokumen resmi atau keterangan institusi terkait.
Warga Pertanyakan Pengawasan Aparat
Munculnya informasi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Jika aktivitas perjudian togel memang masih berlangsung, publik tentu ingin mengetahui sejauh mana aparat melakukan pengawasan dan penindakan.
Pertanyaan yang lebih penting adalah apakah aparat telah mengidentifikasi jaringan di balik perjudian tersebut, termasuk bandar, koordinator lapangan, pengepul, hingga pihak yang diduga menjadi pelindung.
Sebab, pemberantasan perjudian tidak akan efektif apabila hanya menyasar penulis atau pemain di lapangan sementara aktor yang berada di belakang jaringan tidak tersentuh.
Nama Simarmata Perlu Dikonfirmasi
Penyebutan nama Simarmata dalam sejumlah pemberitaan perlu mendapat klarifikasi resmi.
Jika yang dimaksud benar seorang anggota TNI, maka identitas, pangkat, satuan, serta status personel tersebut perlu dipastikan. Demikian pula tudingan mengenai keterkaitannya dengan perjudian harus dibuktikan melalui penyelidikan yang sah.
KaroNews tidak akan menjadikan pemberitaan media lain sebagai satu-satunya dasar untuk menyimpulkan seseorang sebagai bandar atau pelaku perjudian.
Justru karena menyangkut nama pribadi dan institusi negara, verifikasi menjadi sangat penting.
Polres Dairi dan TNI Didorong Transparan
Polres Dairi diharapkan menjelaskan apakah pernah melakukan penyelidikan atau penindakan terhadap jaringan togel yang disebut-sebut beroperasi di wilayah hukumnya.
Apabila terdapat dugaan keterlibatan anggota TNI, institusi terkait juga diharapkan melakukan pemeriksaan sesuai mekanisme yang berlaku.
Masyarakat berhak mengetahui apakah informasi tersebut benar, tidak benar, atau masih dalam tahap penyelidikan.
Jika tidak terbukti, klarifikasi resmi akan membantu meluruskan informasi yang beredar.
Namun jika ditemukan bukti adanya tindak pidana, publik tentu berharap proses hukum dilakukan secara tegas dan tidak pandang bulu.
KaroNews: Jangan Biarkan Dugaan Menjadi Rumor
KaroNews memandang persoalan ini bukan sekadar persoalan nama seseorang. Yang lebih penting adalah memastikan apakah perjudian togel benar-benar masih beroperasi di Dairi dan siapa pihak yang bertanggung jawab.
Karena itu, aparat diminta memeriksa, membuktikan, dan menjelaskan kepada masyarakat.
KaroNews membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Polres Dairi, Polda Sumatera Utara, Kodam I/Bukit Barisan, Pomdam I/Bukit Barisan, serta pihak yang disebut dalam pemberitaan.
KaroNews tidak menyatakan Simarmata sebagai bandar judi ataupun menyatakan adanya keterlibatan institusi TNI sebelum terdapat bukti dan keterangan resmi.
Publik kini menunggu jawaban: apakah dugaan tersebut benar memiliki dasar, atau hanya informasi yang belum terbukti?
Redaksi KaroNews akan memperbarui pemberitaan apabila memperoleh hasil konfirmasi dan bukti baru yang dapat diverifikasi.