![]() |
| Foto Gudang Ball Press Diduga Milik Doni Barus |
MEDAN — Nama Doni Barus kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan bahwa dirinya memiliki keterkaitan dengan aktivitas penyaluran ball press pakaian bekas di Kota Medan.
Dugaan tersebut mencuat seiring informasi mengenai keberadaan gudang penyimpanan ball press di kawasan Jalan Mekar Jaya, Kecamatan Medan Tuntungan yang disebut-sebut memiliki hubungan dengan Doni Barus.
Namun, dugaan mengenai keterlibatan Doni Barus sebagai penyalur maupun pemilik gudang tersebut masih memerlukan pembuktian dan klarifikasi resmi dari pihak terkait.
Diduga Bukan Sekadar Menyimpan
Jika informasi tersebut benar, aktivitas yang dilakukan diduga bukan hanya sebatas penyimpanan barang, tetapi juga mencakup penyaluran ball press kepada sejumlah pihak di wilayah Kota Medan.
Karena itu, aparat diminta tidak hanya memeriksa gudang, tetapi juga menelusuri jaringan distribusi dan pihak-pihak yang menerima maupun memasok barang tersebut.
Asal-usul ball press juga menjadi bagian penting yang perlu diperiksa, terutama apabila terdapat dugaan barang berasal dari luar negeri dan masuk tanpa memenuhi ketentuan kepabeanan.
Bea Cukai Diminta Telusuri Jalur Barang
Bea Cukai diharapkan melakukan penelusuran terhadap dokumen dan jalur masuk barang apabila ditemukan indikasi pelanggaran kepabeanan.
Sementara Polda Sumut dapat melakukan penyelidikan apabila terdapat dugaan tindak pidana lain yang berkaitan dengan aktivitas penyimpanan dan distribusi tersebut.
Masyarakat juga mempertanyakan bagaimana aktivitas gudang yang disebut telah berlangsung cukup lama tersebut dapat berjalan tanpa adanya tindakan apabila memang benar terdapat pelanggaran.
Jangan Ada Tebang Pilih
Publik meminta aparat bertindak profesional dan tidak tebang pilih.
Jika hasil penyelidikan membuktikan adanya pelanggaran, pihak-pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai hukum. Sebaliknya, apabila dugaan tersebut tidak terbukti, aparat perlu memberikan klarifikasi agar nama pihak yang disebut tidak terus menjadi sasaran tuduhan tanpa dasar.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Polda Sumut, Bea Cukai maupun Doni Barus mengenai dugaan tersebut.
Kini publik menunggu langkah konkret aparat untuk mengungkap siapa sebenarnya pengendali dan jaringan distribusi ball press di Kota Medan.
.png)